Dusun
Lebak Bitung merupakan bagian dari desa Indrakila kecamatan Sindang,
akan tetapi lokasinya jauh terpisah dari pusat desa, tepatnya ada di
kaki bukit Gunung Ciremai. Kalaupun mau berkunjung kesana, kita pun
harus melewati dulu tiga desa yang berbeda. Hal ini dikarenakan tidak
adanya akses jalan selain jalan tersebut. Oleh karena terpisah jauh dari
pusat desa, sekitar 3 km lebih, program pembangunan di dusun Lebak
Bitung terbilang sedikit kalaupun tidak dibilang minim.

Sebenarnya
ketika program PNPM MPd masuk ke desa Indrakila tahun 2009, usulan
pembangunan jalan di Dusun Lebak Bitung sudah terjaring meskipun tidak
menjadi prioritas desa. Hal ini tidak terlepas dari dilaksanakannya
program Membangun Masa Depan Desa (MMDD) yang diinisiasi oleh PNPM-MPd.

Beranjak
tahun 2012, masyarakat dusun Lebak Bitung bergembira ria karena
usulannya menjadi prioritas pembangunan desa. Alangkah bahagianya lagi,
sumber pendanannya pun berasal dari PNPM-MPd. Sudah menjadi rahasia
umum, usulan program yang akan diajukan melalui Musrenbang Kecamatan ke
Kabupaten, Provinsi ataupun Pusat bersifat
aji mumpung.
Hal ini dapat dimaklumi karena belum pastinya pendanaan dari
masing-masing SKPD/ OPD terkait. Berbeda halnya dengan PNPM-MPd, dari
setahun sebelumnya sudah ada ancar-ancar alokasi dana per masing-masing
kecamatan.
Penantian
selama 4 tahun tersebut dibayar dengan antusiasnya masyarakat
beramai-ramai menyumbangkan tenaga serta waktu dalam penyediaan swadaya.
Tentunya ini berdasarkan kemampuan dan sumberdaya lokal yang ada.
Melihat topografinya, batu-batu besar banyak sekali tersedia disana maka
oleh masyarakat batu tersebut ditarok (dipecah) sehingga menjadi kepingan kecil yang disebut batu split.
Hasil cross check
Fasilitator Teknik dan Pendamping Lokal, ternyata swadaya tersebut
sudah dimulai dari tahun 2011 secara terus menerus. Sampai saat ini,
batu split yang sudah tersedia di lokasi apabila diuangkan akan bernilai
sekitar 30 juta rupiah. Tentunya ini sudah melampui nilai swadaya yang
direncanakan semula.
Batu
split ini sudah membentang disepanjang jalan yang akan dibangun.
Antusiasme swadaya masyarakat ini disambut baik oleh Fasilitator Teknik
Kecamatan dengan adagium bahwa “walaupun sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit split”.
Dusun
lebak bitung ini merupakan wilayah penghasil sayur mayur. Berdasarkan
pengalaman, apabila musim panen tiba, sayuran pasti melimpah, namun
sayang sekali harga sayuran dibeli dengan harga yang rendah karena biaya
transportasinya yang tinggi. Harapan akhir masyarakat dusun Lebak
Bitung dengan dibangunnya jalan Rabat Beton sepanjang 1.176 m ini, yaitu
transportasi akan menjadi lancar otomatis biaya transportasi pun
menjadi murah, sehingga harga sayuran meningkat dan penghasilan
masyarakat pun akan bertambah.
Cita-cita,
harapan, dan keinginan masyarakat Lebak Bitung tidak akan terjadi
apabila tidak ada kemauan serta kegigihan masyarakatnya. Hal ini
dibuktikan dengan partisipasi masyarakat dimulai dari proses perencanaan
sampai dengan pelaksanaan. Tentunya sampai tulisan ini dibuat
pembangunan jalan tersebut masih berlangsung, harapan kita semoga ketika
pembangunan selesai maka masyarakat dapat melestarikannya.
Alhasil,
cerita tersebut diatas tentunya sesuai dengan tujuan PNPM-MPd yakni
meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin dengan
mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan
pembangunan
.

Best Practice PNPM MPd Kec. Sindang
Sumber : http://mhfadjar.wordpress.com/