FOTO : Kondisi Jalan yang sudah di Rabat Beton
http://sindang.desamembangun.or.id

Desa Sindang adalah ibu kota Kecamatan Sindang, lokasi yang strategis
karena letaknya yang dikelilingi oleh enam desa lainnya yang ada di
Kecamatan Sindang.    Seluruh desa dapat terhubung oleh suatu jalan yang
saat ini dirasakan sudah layak karena 75% jalan sudah di perkeras dengan
Aspal Hotmix, namun ada salah satu desa yang memiliki akses jalan
menuju Kecamatan Sindang yang kondisinya belum layak, dan itu adalah
satu-satunya jalan yang menghubungkan   Desa Sindang dengan Desa Pasirayu,
dengan ukuran badan jalan cukup lebar akan tetapi lebar jalan hanya
2,5m dan sudah diperkeras oleh Aspal yang telah berpuluh-puluh tahun
usianya, sehingga sekarang kondisi permukaannya sudah hampir kembali
menjadi jalan batu terjal, terlebih lagi untuk dapat menjangkau ke desa
tersebut harus melewati Sungai Cikeruh yang memiliki lebar saat ini
mencapai +65m, dan hanya terdapat sebuah jembatan gantung yang telah
berumur +20 tahun. Saat ini keberadaan jalan tersebut telah menjadi salah satu jalur
alternatif bagi kendaraan roda dua yaitu sepeda motor.  



Seperti yang
terjadi pada suatu hari, seorang pengendara motor yang sedang
beristirahat di sebuah warung ditanya oleh seorang warga Desa Sindang
yang ditemui, ketika warga menanyakan dari mana asal dia dan mau kemana,
pengendara motor tersebut ternyata berasal dari Kabupaten Cirebon dan
hendak menuju ke Malangbong yang ada di Kabupaten Garut, pengendara
tersebut beralasan bahwa melalui jalan tersebut dapat lebih cepat
ketimbang melewati wilayah Kota Majalengka. Ternyata, selain dapat
menghubungkan beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Majalengka
terutama di wilayah timur, yaitu Kecamatan Rajagaluh, Kecamatan Sindang,
Kecamatan Maja, Kecamatan Argalingga dan bahkan hingga ke Kecamatan
Talaga dan Cikijing, jalan tersebut dapat menghubungkan dua Kabupaten
yaitu Cirebon dan Garut.
Dalam
keseharian, jalan tersebut merupakan jalur utama bagi masyarakat Desa
Pasirayu menuju Kantor Kecamatan Sindang, selain itu di sepanjang Jalan
Sindang-Pasirayu merupakan area pertanian masyarakat setempat yang mana
sebagain besar masyarakat Desa Sindang merupakan Petani yang sangat
mengandalkan dari pengolahan hasil bumi tersebut. Ada sekitar 500 orang
lebih masyarakat yang memiliki perkebunan di sekitar jalan
Sindang-Pasirayu, mereka setiap harinya mengolah kebun dan sawah mereka
sebagai sumber kehidupan bagi keluarga mereka.
Perekonomian masyarakat sudah cukup baik, dengan kondisi jalan yang
seperti itu pun sektor pertanian di wilayah tersebut dapat dimanfaatkan
dengan baik oleh masyarakat, walaupun akan lebih baik lagi kalau jalan
tersebut sudah diperbaiki sehingga lebih memperlancar jalur transportasi
roda empat terutama untuk distribusi sektor pertanian di wilayah
tersebut. Hal ini terkait dengan kegiatan perekonomian masyarakat dalam
melakukan jual-beli hasil bumi, karena dengan kondisi jalan yang rusak
menyebabkan biaya angkut jadi naik, sehingga para pembeli selain harus
mendapatkan keuntungan mereka harus memikirkan biaya angkut juga,
imbasnya penawaran harga pada petani tidak bisa disesuaikan dengan harga
pasar.
Dengan adanya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan
Integrasi Tahun 2012 yang ada di Kabupaten Majalengka, atau merupakan
Program Sabilulungan telah selesai dibangun Perkerasan Rabat Beton. Tentunya menjadi sebuah hal yang menggembirakan bagi warga Kecamatan Sindang khususnya bagi warga
Desa Sindang dan Desa Pasirayu sehingga mempunyai akses jalur transportasi kendaraan sehingga bisa dinikmati berkendaraan dengan nyaman, ucapan terimakasih kepada semua pihak sehingga dapat  terlaksananya Kegiatan
Pembangunan tersebut.

FOTO : Jembatan Cikeruh yang hanya bisa kendaraan roda dua

Satu PR buat kita bersama bagaimana jembatan yang sudah 20 tahunan ini bisa dibangun sehingga kendaraan roda empat bisa melintasi jembatan cikeruh ini, Semoga bapak/ibu yang berkompeten bisa merealisasikannya. Amiiin
(Ojen Ro + Tim Media)