Lembang (7/11). Sebagaimana janji Gubernur Ahmad Heryawan dalam Acara Gubernur Saba Desa tahun 2012 lalu, setiap kabupaten lokasi PNPM Mandiri Perdesaan akan diberikan bantuan senilai Rp. 1 milyar. Dana tersebut untuk pembuatan bangunan gerai yang difungsikan sebagai pusat pemasaran produk unggulan kelompok SPP/UEP. Tak hanya itu, gerai tersebut juga akan dijadikan sebagai pusat peningkatan kapasitas karena berdasar desain disediakan ruang pelatihan.
Tahun 2013 ini, menjadi tahun istimewa bagi tiga kabupaten yaitu Majalengka, Sumedang dan Purwakarta. Pasalnya, tiga kabupaten tersebut dipercaya sebagai kabupaten pertama yang mendapat alokasi bantuan tersebut. Kini, bangunan gerai sedang dalam pengerjaan dan diperkirakan pada akhir desember diselesaikan.
“gerai merupakan dukungan pemprov agar produk kelompok SPP/UEP bisa berkembang pemasarannya,” ujar Drs. Arifin Kertasaputra, Kepala BPMPD Jawa Barat, dalam sambutannya selaku penyelenggara Acara Gubernur Saba Desa, di lapangan Abadi Hash, Lembang (7/11).” Selain itu, dukungan dinas atau kelembagaan swasta diharapkan semakin terpacu,”imbuhnya.
Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Purwakarta mendapat alokasi bantuan pembuatan Gerai Rp.1 milyar sehubungan dengan kesiapan lahan. Sebagai yang ditentukan, diharapkan gerai dibangun diatas tanah pemkab dan berlokasi strategis. Tujuannya agar memudahkan marketing produk.Drs. Pipin Maarif mewakili Kabupaten Majalengka menyatakan sangat apresiatif terhadap bantuan pembuatan gerai. “saat ini pengerjaannya sudah 60% dan awal Januari semoga sudah bisa difungsikan,” tegas PJOKab PNPM Mandiri Perdesaan Majalengka.
Tahun depan, bantuan akan diteruskan ke kabupaten yang berkesiapan seperti Cirebon, Bandung dan kabupaten lainnya. “yang prinsip, bantuan gerai produk adalah demi kemajuan usaha masyarakat desa,” tegas Drs. Arifin Kertasaputra.”Apalagi, produk usaha kelompok SPP/UEP di Jawa Barat telah mencapai ratusan jenis,” tegasnya.
Sumber Berita : pnpm-jabar.org