SINDANG,  Rabu, 4 Juli
2012 diselenggarakan Musyawarah Antar Desa Dalam rangka sosialisasi PNPM
Integrasi Perdesaan tahun anggaran 2012, PNPM 2014, Pertanggungjawaban
Kelembagaan dan pemilihan pengurus yang baru serta perguliran periode
Juli. Hadir dalam MAD SOS tersebut, disamping dari PNPM (UPK,FK,FT
PNPM-MP) juga dihadiri Kepala Desa, 1 orang BPD, 1 orang LPM dan 3 orang
wakil masyarakat sebagai peserta serta unsur lain yang terkait dengan
pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan.

Mardiyanto, S.Sos, M.Si selaku Sekcam sekaligus mewakili Camat Sindang,
dalam pengantarnya menyampaikan tentang maksud dan tujuan MAD dan Agenda
MAD SOS.
Menurut Mardianto bahwa pertemuan ini adalah dihajatkan agar seluruh
peserta yang hadir betul-betul mengetahui tentang pelaksanaan
PNPM-Integrasi ditingkat desa. ”Tujuan pertemuan ini, paling tidak kita
mendapatkan informasi pokok tentang PNPM-Integrasi ditingkat desa,”kata
Mardianto yang berasal Kel Cikasarung ini.
”Intinya bagaimana pelaksanaan PNPM-Integritas yang akan dilaksanakan dimasa mendatang,”tambahnya.
Pelaksanaan PNPM  ditingkat Desa banyak sekali ragamnya, namun sering
kita jumpai dilapangan hanya beberapa saja yang terlaksana dengan baik.
Jadi hanya dengan bekerja sama seluruh stakeholder ditingkat desalah
intinya bagaimana pelaksanaannya agar jauh lebih baik dari sebelumnya.
Dalam program PNPM-MP ini semuanya dilaksanakan ditingkat desa, mulai
dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pelaporan dan sebagainya,
semuanya dilaksanakan oleh pelaku ditingkat bawah. Oleh karena itu,
pengerjaannya harus betul-betul dilaksanakan dengan baik.
Ketika ditingkat perencanaan ditingkat desa, harus melibatkan dan
memberdayakan potensi-potensi yang ada dimasyarakat berdasarkan
keinginan sesuai dengan keadaan masyarakat di desa itu.
”Mohon kepada semua peserta agar memberikan partisipasinya dalam
musyawarah  antar desa (MAD) ini, agar apa yang kita hasilkan dengan
harapan yang maksimal,”ingat Mardianto.
Sementara Fasilitator Kecamatan (FK) M. Hikmat Fajarudin, S.Sos dalam
penyampaiannya bahwa kerja sama desa merupakan salah satu amanat dari
Pemerintah berkaitan dengan Pemerintahan Desa yang bisa dilihat dari PP
No.72 Tahun 2005 tentang Desa. Dijelaskan di Pasal 82 bahwa Desa dapat
mengadakan Kerja sama Antar Desa (KAD) untuk kepentingan desa
masing-masing dan juga bisa melakukan kerja sama dengan pihak ketiga.
“Bentuk kerja sama antar desa itu bisa berkepentingan untuk desanya
masing-masing ataupun bisa melakukan kerja sama dengan pihak ketiga.
 Adapun bentuk kerja sama yang dapat dilakukan meliputi Peningkatan
perekonomian masyarakat desa, peningkatan pelayanan pendidikan,
kesehatan, sosial budaya, ketentraman dan ketertiban dan/atau
pemanfaatan sumber daya dan teknologi tepat guna dengan memperhatikan
kelestarian lingkungan” ujar FK Kecamatan Sindang.
Setelah Pembukaan MAD ditutup kemudian
dilanjutkan dengan rapat Pleno MAD yang dipimpin oleh Pimpinan Sidang
F-MAD, Sahen. S.Pd. Materi yang dibahas diantaranya tentang
Pertanggungjawaban BKAD dan Kelembagaan dilanjutkan dengan tanggapan
Forum serta Pemilihan Kelembagaan Baru (BKAD; BP-UPK; TV Perguliran; Tim
Penyehat Pinjaman/TP2) dengan musyawarah yang begitu alot dan
menghasilkan Pengurus Kelembagaan Baru. Diantaranya BKAD diisi oleh
Dedi, Darwan dan Adin. BPUPK diisi oleh Aah Sutiah, Rahmat,S.Pd, H.Halimi. TV Perguliran diketuai oleh
Yaya BA, Titi, Tim Penyehat Pinjaman (TP2) Yaya Suryadi dan Lili Suhaili.
Setelah Forum ditutupdan Isoma, Sidang
dipimpin oleh BKAD dengan agenda Pembacaan hasil Veripikasi Kelompok
serta umpan balik persetujuan dari Forum MAD terhadap ajuan kelompok
SPP/UEP untuk perguliran Periode Juni 2012. Terkahir penyampaian
Sosialisasi dan Integrasi PNPM-MP 2012.
doc.azizs;nur